Close Menu
Info Seleb
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rahasia di Balik Pendidikan yang Bisa Mengubah Masa Depan Anak Anda dalam Waktu Singkat

April 4, 2026

Rahasia Dibalik Perjanjian Dagang Internasional yang Bisa Mengubah Nasib Ekonomi Negara Anda Secara Drastis

April 2, 2026

Rahasia Kemandirian Farmasi yang Belum Pernah Dibocorkan, Apakah Anda Siap Mengungkapnya?

Maret 31, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Info Seleb Sabtu, April 4
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Info Seleb
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Home»Terkini»Wawancara Eksklusif: Kompolnas Jelaskan Mandat dan Tantangan dalam Mengawasi Polri
Terkini

Wawancara Eksklusif: Kompolnas Jelaskan Mandat dan Tantangan dalam Mengawasi Polri

infoBy infoNovember 18, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Email WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Jakarta — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan Fungsional/eksternal terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), terutama di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap kinerja aparat kepolisian.

Sikap tersebut disampaikan oleh Ketua Harian Kompolnas Drs Arief Wicaksono Sudiutomo dalam wawancara eksklusif bersama Moh Hatta Tahir, S.Sos mewakili Forum AsMEN yang tayang dalam kanal YouTube AsMEN Talk beberapa waktu yang lalu.

Ia membahas peran strategis Kompolnas dalam menjaga akuntabilitas institusi Polri, sejalan dengan upaya Presiden Prabowo untuk mereformasi institusi tersebut dengan membentuk tim Komisi percepatan reformasi Polri.

Dalam wawancara itu, Ketua Arief menjelaskan bahwa lembaga ini memiliki mandat untuk melakukan pemantauan serta memberikan saran dan rekomendasi terkait kinerja Polri, baik dalam aspek pelayanan publik, penegakan hukum, maupun urusan internal seperti etik dan disiplin anggota.

Mantan Anggota Pasukan Penjaga Perdamaian PBB ini, menjelaskan bahwa kompolnas adalah lembaga pengawas eksternal yang dibentuk untuk memastikan agar Polri tetap menjalankan tugasnya sesuai dengan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Mantan Atase Polri di Washington, D.C & Deputi Hukker BNN ini menyebutkan bahwa meningkatnya perhatian publik terhadap kasus-kasus besar yang melibatkan anggota kepolisian harus dijadikan momentum untuk memperkuat fungsi pengawasan.

Menurutnya, pengawasan yang efektif bukan hanya menyoroti kelemahan institusi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui pembenahan tata kelola yang sistematis dan terukur.

“Tugas kami memastikan bahwa seluruh proses pengawasan berjalan objektif dan memberikan dorongan positif bagi perbaikan tata kelola internal Polri,” ujarnya dalam dialog tersebut.

Kompolnas juga menyoroti tantangan besar dalam mekanisme pengawasan kepolisian, yakni kompleksitas birokrasi internal serta perlunya konsistensi dalam penegakan aturan disiplin dan kode etik. Dalam berbagai kasus, proses internal Polri dinilai membutuhkan percepatan, transparansi, dan penyampaian informasi yang lebih terbuka kepada publik. Untuk itu, Kompolnas mendorong Polri untuk memperkuat kanal-kanal pengaduan masyarakat dan memastikan setiap laporan dapat diproses secara cepat, profesional, dan bebas dari konflik kepentingan.

Selain memperkuat sistem, Kompolnas menekankan pentingnya reformasi budaya organisasi di tubuh Polri. Reformasi dalam dimensi budaya & pelayanan disebut sangat penting agar perubahan bisa berjalan berkelanjutan. Integritas, tanggung jawab, dan keberanian untuk menindak pelanggaran internal menjadi faktor kunci dalam menghadirkan Polri yang semakin dipercaya. Transformasi budaya ini, menurut Kompolnas, harus terus ditanamkan pada seluruh anggota di berbagai tingkatan.

Meski demikian, Kompolnas juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya-upaya perbaikan yang telah dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Langkah-langkah modernisasi sistem pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan pemanfaatan teknologi informasi disebut sebagai kemajuan yang perlu dilanjutkan. Namun, Kompolnas mengingatkan bahwa upaya tersebut harus berjalan selaras dengan prinsip transparansi dan keterbukaan kepada publik.

Wawancara bersama Forum AsMEN ini dinilai menjadi ruang edukasi yang penting, terutama bagi masyarakat yang ingin memahami bagaimana mekanisme pengawasan eksternal bekerja dan sejauh mana Kompolnas menjalankan mandatnya. Diskusi tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengawasan Polri bukan bertujuan melemahkan institusi, tetapi justru memperkuatnya melalui pembenahan berkelanjutan dan peningkatan kepercayaan publik.

Dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja kepolisian, Kompolnas menegaskan bahwa mereka akan terus menjalankan fungsi pengawasan, memberikan rekomendasi, dan memastikan setiap langkah Polri berada pada jalur profesionalitas yang sesuai dengan amanat reformasi kepolisian.

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp
info
  • Website

https://www.youtube.com/watch?v=V5JxVoMF9yc
Demo
Demo
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 Infoseleb. Designed by infoseleb.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.